Tekwan. Tekwan is a Southeast Asian fish soup typical from Palembang, in Indonesia. The fish cakes are made from the dough of fish and tapioca similar to pempek. The fish cake is cut in small sizes and presented in shrimp broth with a distinctive flavor, served with rice vermicelli, mushrooms, sliced jicama, and sprinkled with sliced fresh celery, scallion and fried shallot.

Tekwan Usually made with fish paste, tapioca, and flour, they are boiled or fried before being added to the soup. Tekwan is a fish soup typical of Palembang, South Sumatra, Indonesia. The fish cakes are made from the dough of fish and tapioca (or sago starch) similar to Pempek. Cara membuatnya pun tidak susah, kalian dapat menghidangkan Tekwan hanya dengan menggunakan 25 bahan dan 4 langkah saja. Berikut ini bahan dan cara untuk memasaknya, yuk kita coba resep Tekwan!

Bahan Tekwan

  1. Dibutuhkan 1 kg of udang windu (menjadi 530gr daging udang, 470 gr kepala dan kulit udang).
  2. Diperlukan 530 gr of tepung tapioka.
  3. Dibutuhkan 8 siung of bawang putih.
  4. Sediakan 4 butir of putih telor.
  5. Gunakan 2 sdt of garam.
  6. Diperlukan 4 sdt of kaldu bubuk.
  7. Gunakan 1 sdm of minyak sayur.
  8. Sediakan 1 panci of besar air.
  9. Diperlukan of Kuah.
  10. Siapkan 3 siung of bawang putih.
  11. Gunakan 4,5 liter of air.
  12. Sediakan 1,5 liter of air.
  13. Siapkan of Bumbu halus.
  14. Diperlukan 18 siung of bawang putih.
  15. Gunakan 12 siung of bawang merah.
  16. Gunakan 2 sdm of ebi.
  17. Siapkan 2 sdm of garam.
  18. Siapkan 3 bungkus of royco.
  19. Siapkan 2 sdt of lada bubuk.
  20. Gunakan of Pelengkap.
  21. Diperlukan 2 buah of bengkoang ukuran besar.
  22. Gunakan 1 genggam of jamur kuping.
  23. Sediakan 3 batang of seledri.
  24. Siapkan 3 batang of daun bawang.
  25. Diperlukan 3 bungkus kecil of soun.

The people likes making tekwan with ikan tenggiri (king or Spanish mackerel), ikan belida (featherback fish) or ikan gabus (snakehead fish). Tekwan adalah salah satu makanan favorite keluarga kami, maklum karena saya berdarah sumsel tekwan itu udah seperti makanan wajib bahkan suami saya yg orang sunda aja suka banget sama makanan satu ini, ada banyak berbagai macam resep tekwan sebenarnya nahh sekarang yg mau saya sharing adalah rese. Tekwan is a fish ball soup with light srimp broth. Tekwan is traditional dish from Palembang – a capital city of South Sumatra, Indonesia.

Cara membuat Tekwan

  1. Udang dikupas (kepala dan kulit disisihkan untuk kuah) diambil dagingnya. Haluskan daging udang, 8 siung baput, putih telor, dan 4 sdt kaldu bubuk sampai benar-benar halus dan rata. Masak air sepanci besar hingga mendidih dari sekarang dan beri 1 sdm minyak sayur..
  2. Tambahkan tapioka ke dalam udang halus lalu aduk hingga benar-benar tercampur merata. Lalu cubit-cubit kecil adonan dan cemplungkan ke dalam air mendidih, masak selama 10 menit, angkat yang mengambang..
  3. Cincang 3 siung baput lalu tumis dengan sedikit minyak hingga wangi dan kecoklatan, lalu masukkan kepala dan kulit udang dan masak hingga berubah warna dan harum. Masukkan 4,5 liter air lalu didihkan, saring setelah mendidih. Masak air 1,5 liter lagi di panci terpisah hingga mendidih..
  4. Haluskan semua bahan bumbu halus dengan fp lalu tumis hingga harum. Masukkan bengkoang yang dipotong tusuk gigi, jamur kuping, 4,5 liter air kaldu kepala udang yang telah mendidih dan 1,5 liter air mendidih yang di panci satunya, garam, royco, dan lada. Setelah mendidih, beri daun bawang, seledri, masukkan tekwan. Sajikan dengan soun..

So the key to make a delicious Tekwan is depend on the broth. Sometimes people will use water or even a chicken broth to make tekwan, but the best way to make tekwan is with a shrimp broth & you will get a. Tekwan adalah penganan khas Palembang yang terbuat dari campuran daging ikan dan tapioka, yang dibentuk berupa bulatan kecil-kecil, dan disajikan dalam kuah udang dengan rasa yang khas. Biasanya pelengkap tekwan adalah sohun, irisan bengkoang dan jamur, serta ditaburi irisan daun bawang, seledri, dan bawang goreng. Tekwan berasal dari kata "Berkotek Samo Kawan", yang dalam bahasa Palembang.